Pada suatu hari nenek tetangga saya minta saya untuk membonceng ia dan cucunya ke Tanjung Priok, dan minta diturunkan di Cakung, so dengan siap saya memboncengnya dari tempat tinggal kami di Bekasi, nenek tersebut duduk di belakang sedangkan ditengah-tengah adalah cucunya yang berumur 2,5 tahun. singkat cerita tibalah kami di suatu jalan yang rusak berat dimana banyak batu-batu besar dan jalan-jalan bergelombang yang becek digenangi air, kebetulan saat itu jalur tersebut padat kendaraan sehingga saya memperlambat laju motor saya dan pada saat saya menjumpai rintangan berupa batu yang agak besar, saya berniat untuk pindah gigi dari gigi 2 ke gigi 1 dan saat akan pindah gigi tersebut saya sempat berhenti sejenak karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan, setelah melewati rintangan tersebut saya mengucap Alhamdulillah dan dengan pedenya melanjutkan perjalanan dengan perasaan nenek dan cucunya masih di belakang. Tapi kurang lebih 50 meter dari lokasi tadi seseorang dengan sepeda motor menyusul saya dan memberi tahu kalo istri saya ketinggalan, alamaaak.... ternyata nenek ketinggalan walaupun cucunya tetap pegangan ke saya, maka sayapun balik kucing jemput si nenek, ternyata nenek tadi turun pas saya ganti gigi dan saya tidak mendengar saat dia ijin mau turun biar motor saya agak enteng melewati batuan tadi....he...he...he ada aja, udah saya ngomong-ngomong sendirian di motor dikirain orang, istri saya lagi yang ketinggalan....suatu hari yang jenaka....

No comments:
Post a Comment